6 Gejala yang Muncul Akibat Terjadinya Pergeseran Tulang Belakang

Sebagai praktisi tulang belakang di Scollosis Research Society, Dr. Wong Chung Chek memberi perhatian khusus pada pergeseran tulang belakang. Kondisi tersebut terjadi karena satu atau beberapa ruas tulang belakang bergeser ke depan tulang bawah atau atasnya. Untuk mencermati gejala-gejala yang muncul, beliau menandai 6 efek samping berikut ini.

Tulang Belakang

  1. Nyeri di Punggung dan Kaki

Untuk mencermati gejala ini, coba Anda menghentikan aktivitas terlebih dahulu. Nyeri yang muncul pada punggung dan kaki bisa ringan hingga berat. Tergantung seberapa lama tulang belakang mengalami pergeseran. Acapkali, gejala pertama ini terjadi karena daerah pinggang atau lumbal mengalami pergeseran.

  1. Munculnya Perasaan Kelemahan pada Kaki

Gejala ini termasuk yang paling umum terjadi ketika Anda mengalami pergeseran tulang belakang. Mula-mula hanya terasa kesemutan. Bahkan ada yang menganggap nyeri pada kaki dipengaruhi oleh postur tubuh. Lama-lama, terasa kram juga yang serius. Terutama saat naik motor dan dibonceng dengan posisi dudukan lebih tinggi dari dudukan pengendara.

  1. Munculnya Gejala Sakit Siatik

Gejala ini kadang hanya terjadi pada satu kaki. Kadang juga terjadi secara bersamaan. Kemudian diiringi dengan perasaan lelah, padahal belum beraktivitas secara intensif pada saat itu. Pergeseran tulang belakang mampu menimbulkan kelelahan akut saat berdiri lama. Ketika berjalan dalam jarak berapa pun juga mengalami hal yang sama.

  1. Penyempitan Tulang Belakang yang Meningkatkan Gejala

Peningkatan ini tidak hanya muncul akibat diabaikannya gejala pergeseran tulang belakang. Menurut Dr. Wong Chung Chek, terlalu sering berdiri dan berjalan bisa menyempitkan tulang belakang. Hal itu terjadi karena adanya tekanan atas aktivitas tersebut. Apalagi kalau ditambah dengan bawaan yang memberatkan punggung.

  1. Punggung Bagian Bawah Tidak Fleksibel Lagi

Setiap kali bangun tidur ataupun kelelahan, biasnya seseorang akan melenturkan punggung dengan cara peregangan tubuh. Namun, khusus untuk yang mengalami pergeseran tulang belakang, aktivitas ini tidak bisa berjalan lancar. Begitu punggung ditarik ke belakang, nyerinya bukan main. Bahkan kadang terasa ada yang patah dan sakit.

  1. Tegangnya Otot Hamstring

Apabila Anda seorang atlet yang mengandalkan kecepatan berlari dan mucnul gejala akibat pergeseran tulang belakang, segera disampaikan pada dokter spesialis tulang belakang. Otot hamstring terletak pada belakang paha. Tegangnya otot hamstring bisa mengurangi kualitas berlari Anda jika tidak mendapat penanganan secara serius.

Apa Penyebab Paling Sering Terjadinya Pergeseran Tulang Belakang?

Dokter Wong menjelaskan, bahwa gesernya tulang belakang acapkali ditemukan pada lansia. Namun tidak menutup kemungkinan pula terjadi pada yang masih berusia muda. Kemungkinan terburuk dari gesernya tulang belakang adalah sewaktu-waktu bisa melumpuhkan bagian tubuh. Terutama pada punggung dan kaki.

Sebagai dokter spesialis tulang belakang, Dr. Wong Chung selalu terbuka untuk konsultasi apa pun terkait masalah tulang belakang. Termasuk soal pergeseran tulang belakang ini. Begitu pula jika Anda memiliki minat besar untuk mengetahui seluk-beluk pergeseran tulang belakang. Beliau selalu berkomitmen untuk mengembalikan rasa nyaman tiap pasiennya.


About admin

Add your Thoughts

Your email address will not be published. Required fields are marked *