Rumah Konsep Green Living Dijual 200 Jutaan

Sobat KecoaRomantis.com mungkin sudah tahu kalau dizaman sekarang ini semuanya serba mahal, termasuk biaya untuk memiliki rumah saat ini semakin tinggi. Biaya perawatan rumah yang mencakup listrik, air, kebersihan, keamanan, dan lain sebagainya juga mahal.

Dari semua komponen tersebut, biaya listrik adalah yang paling tinggi, karena digunakan untuk menyalakan peralatan elektronik seperti pendingin udara, penerangan, pemanas air, dan lainnya.

Padahal, menyalakan peralatan elektronik seperti pendingin udara yang rakus watt dan menggunakan gas freon sangat tidak ramah lingkungan.

Karena itu, wajar bila banyak pengembang properti membangun hunian ramah lingkungan demi mengantisipasi kebutuhan itu.

Rumah Murah Hemat Energi Ini Dibanderol Rp 200 Juta-an

Wiraland Property Group merupakan satu di antara sekian pengembang yang membangun hunian ramah lingkungan.

Mereka memproduksi perumahan hijau lewat River Valley Residence di Simalingkar B atau dikenal dengan kawasan Sejohor Baru, Kota Medan.

“Kami membanderolnya dengan harga mulai Rp 200 juta-an. Konsep perumahan ini green living,” kata Direktur Sales dan Marketing Wiraland, Jenny Lok, Rabu (4/10/2017).

Jenny menuturkan, selain harganya yang tergolong murah, setiap penghuni River Valley Residence akan mendapat beberapa keuntungan.

Perumahan ini dirancang sebagai environmental reverse yang dilengkapi pepohonan ketapang sebanyak 5.000 pohon pada tahap pertama pengembangan.

Dibangun di atas tanah seluas 50 hektar, perumahan ini juga diklaim hemat energi, karena banyak bukaan sebagai saluran cahaya, dan udara, serta refleksi arsitektural tropis.

“Anda tidak perlu menyalakan AC dan lampu saat pagi hingga sore hari karena cahaya matahari dan angin bisa masuk ke dalam rumah, sehingga menghemat energi,” kata Jenny.

Terdapat beberapa tipe yang ditawarkan, mulai dari 9×15, 12×15 dan 16×15 meter. Tenor KPR yang bisa diambil antara 10 sampai 15 tahun dengan cicilan sekitar Rp 2,1 jutaan per bulan atau sama dengan Rp 72.000 per hari.

“Para penghuni pun langsung menerima Sertifikat Hak Milik (SHM),” pungkas Jenny.

 

 

 


About admin

Add your Thoughts

Your email address will not be published. Required fields are marked *