Tips Mengatasi Bisnis Bangkrut dan Bebas dari Segala Hutang

Memiliki sebuah usaha memang terkadang menjadi suatu tantangan tersenderi, terlebih ketika bisnis yang sudah lama Anda bangun mulai mengalami penurunan. Bangkrut menjadi situasi yang tentunya paling ditakuti oleh hampir semua pebisnis. Tak hanya untuk para pebisnis pemula, tetapi juga oleh pebisnis besar sekalipun. Sebenarnya, kondisi bangkrut menjadi hal yang normal-normal saja dialami oleh para pebisnis. Bahkan, banyak orang yang bilang bahwa setiap pebisnis akan mengalami masa-masa bangkrut, namun dalam level yang berbeda. Ketika bangkrut, tentunya Anda akan mengalami beberapa masalah baik emosional maupun finansial. Namun, saat bisnis Anda berada di titik terendah, yang harus Anda lakukan adalah bangkit dan membangun bisnis Anda kembali. Untuk itu, simak 10 tips mengatasi bangkrut dan terbebas dari hutang berikut ini.

10 Cara Bangkit Dari Kondisi Bisnis Yang Bangkrut

  1. Jangan Menyerah

Menyerah saat bisnis yang telah Anda bangun tiba-tiba saja jatuh memang merupakan kondisi normal, namun Anda tidak boleh terlalu lama larut dalam kondisi ini. Jika Anda hanya berdiam diri dan terus memikirkan kebangkrutan tanpa melakukan apapun, alhasil bisnis Anda pun akan tetap bangkrut. Jadi, segeralah bangkit dalam keterpurukan bisnis Anda dan jangan biarkan diri putus asa. Buatlah kegagalan bisnis sebagai pelajaran untuk kedepannya agar hal ini tidak terulang lagi.

  1. Evaluasi Bisnis

Dalam situasi bisnis yang buruk, mengevaluasi segala hal yang berkaitan tentang bisnis Anda menjadi hal yang wajib untuk dilakukan. Lakukanlah evaluasi dari segala aspek yang membuat bisnis Anda bangkrut. Cek juga kembali pada aspek apa saja bisnis mengalami kekurangan. Apakah dari aspek keuangan, pemasaran, target penjualan, atau produk yang ditawarkan. Carilah solusi yang dapat membenahi kesalahan pada aspek tersebut.

Pinjaman Uang Tanpa Jaminan

  1. Siapkan Mental Yang Kuat

Dalam menghadapi bisnis yang bangkrut, Anda harus memiliki mental yang benar-benar kuat. Bagaimana tidak? Untuk membenahi bisnis yang bangkrut, Anda perlu bekerja berkali-kali lipat, memikirkan solusi untuk keluar dari situasi bangkrut, menghadapi tekanan dari berbagai pihak, dan lainnya. Tanpa mental yang kuat, hal ini tentunya akan membuat Anda jadi mudah stress ataupun sakit. Jadi, pastikan selalu kondisi emosional dan kesehatan Anda tetap dalam keadaan baik dan terkontrol. Pasalnya, jika Anda mengalami stress atau sakit, Anda akan lebih sulit untuk mengatasi persoalan ini.

  1. Motivasi diri Sendiri

Dalam kondisi tersulit, memotivasi diri sendiri merupakan suatu yang penting. Ubahlah semua masalah Anda menjadi motivasi untuk maju dan bangkit. Jauhkan pikiran Anda dari segala hal yang negatif dan ubahlah menjadi sesuatu yang positif. Yakinkan diri Anda bahwa Anda bisa mengatasi semua ini. Segala persoalan pasti selalu ada jalannya, termasuk kebangkrutan bisnis.

  1. Cari Modal Tambahan

Bisnis yang sedang mengalami kebangkrutan tentunya akan membuat Anda kesulitan untuk memutar penghasilan dan pengeluaran yang ada. Bahkan, beberapa bisnis yang sedang jatuh terkadang memiliki pengeluaran yang lebih besar dibandingkan penghasilan. Situasi seperti ini tentunya membuat Anda membutuhkan modal tambahan untuk membuat bisnis tetap berjalan. Jika usaha Anda merupakan satu-satunya sumber penghasilan, melakukan pinjaman uang tanpa jaminan bisa dijadikan solusi yang tepat. Dengan begitu, Anda tetap bisa melanjutkan usaha hingga bisnis berjalan normal kembali.

  1. Buat Inovasi Baru

Salah satu hal yang sering sekali menjadi penghambat bisnis adalah kurangnya inovasi pada produk Anda. Apapun jenis bisnisnya, Anda pastinya akan selalu dikelilingi oleh banyak competitor. Banyaknya pesaing yang juga membuka bisnis yang sejenis terkadang membuat konsumen beralih ke competitor. Atau, bisnis yang kurang inovasi bisa saja membuat konsumen menjadi jenuh dan akhirnya beralih mengkonsumsi produk yang lebih menarik. Untuk itu, buatlah inovasi baru dengan mengeluarkan produk baru yang anti-mainstream. Selain itu, Anda juga bisa menarik konsumen dengan cara kegiatan pemasaran yang unik seperti sistem giveaway, diskon, atau buy one get one.

  1. Cari Dukungan Orang Terdekat

Menghadapi bisnis yang bangkrut bisa disebut sebagai salah satu hal yang terberat yang harus dihadapi. Dalam kondisi ini, mendapatkan dukungan dan motivasi dari orang-orang terdekat Anda merupakan hal yang Anda butuhkan. Hindarilah menyimpan masalah yang Anda miliki sendiri. Cobalah bercerita terhadap keluarga, teman, atau relasi Anda. Mereka tentunya akan selalu mengerti dan mendukung bagaimanapun kondisi Anda. Mintalah saran dari mereka tentang bagaimana Anda harus mengatasi masalah yang ada. Dengan bercerita mengenai masalah Anda kepada orang lain tentunya akan membuat beban Anda berkurang dan sedikit merasa lega. Terlebih jika mendapatkan dukungan yang besar dari mereka.

  1. Lunasi Hutang Yang Anda Miliki

Terkadang, saat mengalami bangkrut, banyak sekali para pebisnis yang juga terlilit hutang. Biasanya mereka meminjam uang dari bank atau orang terdekat guna menutupi kekurangan modal atau menghidupi kembali bisnis yang ada, tapi gagal. Jika Anda sudah sampai tahap terlilit hutang, buatlag komitmen untuk melunasinya kembali. Anda harus berkomitmen untuk menyicil utang yang Anda miliki. Jika sudah dalam kondisi terdesak, melakukan pinjaman dana tanpa jaminan bisa menjadi alternatif. Saat ini, banyak beberapa jasa yang menawari pinjaman online tanpa harus memberikan jaminan, seperti dr.rupiah. Ini tentunya bisa menjadi solusi terakhir bagi Anda yang sudah tidak memiliki apapun untuk dijadikan jaminan.

  1. Kurangi Karyawan

Karyawan memang menjadi orang yang sangat berjasa dalam menjalani bisnis Anda. Namun, saat mengalami kebangkrutan, mengurangi jumlah tenaga kerja bisa menjadi solusi yang tepat. Bisnis yang sedang dalam titik terbawah tentunya tida sebesar dulu lagi. Pemasukan yang Anda dapati kecil, sedangkan Anda juga harus tetap mengontrol pengeluaran yang ada, termasuk untuk gaji karyawan. Untuk itu, kurangilah beberapa karyawan yang ada. Untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja, mau tidak mau Anda harus ikut andil dalam menjalani bisnis. Jika bisnis telah normal kembali, Anda bisa melakukan perekrutan karyawan tambahan.

  1. Tekan Biaya Pengeluaran

Pemasukan dari bisnis Anda tentunya akan digunakan untuk banyak keperluan, termasuk keperluan hidup sehari-hari. Jika bisnis merupakan sumber utama kehidupan Anda, tentunya Anda juga harus menekan biaya pengeluaran untuk hidup Anda. Mulailah untuk hidup seadanya dan tidak boros. Berikan penjelasan kepada keluarga Anda bahwa bisnis Anda sedang tidak baik, sehingga harus berhemat terhadap segala pengeluaran yang ada. Saat bangkrut, segala yang terpenting adalah membangun bisnis Anda kembali. Jadi, segala pemasukan yang didapat dari bisnis haru dikelola sebaik mungkin.

Nah, itu dia 10 cara menangani bisnis yang sedang jatuh. Menghadapi bisnis yang bangkrut memang sangat sulit. Bahkan, banyak pebisnis baik yang awam maupun professional sekalipun mengalami bangkrut dan kelilit hutang. Namun, bagaimanapun kondisi bisnis Anda, tetaplah berusaha dan berdoa untuk membangunnya kembali. Mengatasi bisnis yang bangkrut memang berat, namun jika Anda berhasil melakukannya, aka nada kepuasan tersendiri yang Anda dapatkan.


About admin

Add your Thoughts

Your email address will not be published. Required fields are marked *